Ujian Yudansha 2019 – Sumbar

Karate sebagai sebuah ilmu beladiri telah ada, tumbuh dan berkembang dari tempat asal ditemukan di Okinawa Jepang hingga ke hampir seluruh dunia, seiring dengan perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia dari masa ke masa. Karate pada hakekatnya dilakukan tidak saja sebagai sarana berolahraga dalam rangka membentuk dan menempa fisik dan teknik tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian para karateka sesuai prinsip-prinsip karate yang tercantum dalam IKRAR KARATE yang selalu diucapkan setiap akan mengawali dan mengakhiri sesi latihan atau kegiatan karate lainnya.

Secara priodik mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh perguruan dan organisasi dari karate itu sendiri disepakati bahwa ujian dan evaluasi perlu diadakan sebagai sarana penilaian seberapa mahir karateka dalam mengaplikasika materi yang diterapan.

Ujian untuk pemula ditingkat sabuk warna dua kali dalam setahun biasa disebut ujian naik tingkat atau ujian kyu (Mudansha), sementara untuk Sabuk Hitamnya (Yudansha) disesuaikan dengan jadwal secara nasional.

Ujian Yudansha Wilayah I Sumatera :

Untuk Wilayah I Sumatera ujian Yudansha di Tahun 2019 disepakati di Py. Kumbuh Sumatera Barat, sebagai penyelenggaranya. Hal ini mengingat keinginan Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT yang juga sebagai Pelindung LEMKARI Kota Payakumbuh.

Hasil rapat Sabuk Hitam Lemkari Sumatera Barat saat Halal Bi Halal Lemkari Sumatera Barat, Tanggal 30 Juni 2019 di Hotel Rasaki Padang, menetapkan Lemkari Kota Payakumbuh sebagai penyelenggara kegiatan Yudansha Zona I Sumatera.

Pertemuan dengan Walikota Py. Kumbuh tanggal 05 Juli 2019 merupakan respon baik dari pimpinan ujud kepedulian pada olahraga. Ditetapkan Yudansha Zona I Sumatera tanggal 26-28 Juli 2019 di GOR Aur Kuning Payakumbuh – Sumatera Barat.

Sebelum memasuki tahapan Ujian, Lemkari Sumatera juga melakukan proses seleksi yang cukup ketat pada Tanggal 20 – 21 Juli 2019 di Aula Dinas Kehutanan Sumatera Barat Jl. Raden Saleh No. 8A – Kec. Pd. Utara. Minat karateka untuk mengikuti seleksi sangat tinggi terbukti diikuti lebih kurang 70 peserta, baik Coklat maupun Sabuk Hitam itu sendiri.

Keinginan mengikuti ujian juga dari beberapa Pengprov Lemkari di Sumatera, seperti Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu. Peserta mencapai batas sebagai syarat kateori ujian termasuk berskala nasional.

Yang tidak kalah penting dari rangkaian kegiatan itu berupa penganugerahan DAN Kehormatan kepada Bapak Riza Falepi, ST, MT (Walikota Py. Kumbuh) dan Bapak Surfa Yondri, ST., SST., M. Kom (Direktur Politeknik Negeri Padang) selaku Ketua Cabang Lemkari Padang.

Ujian Yudansha ini diikuti juga oleh Kadis Kehutanan Prov. Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra, S. Hut, M. Si Ujian DAN III. Peserta lain yang perlu dicatat khusus ditengah kesibukan rutinitas sehari-hari, masih menyempatkan diri untuk beraktivitas dalam pengembangan olahraga beladiri ini, diantaranya Dr. Syofirman Syofyan, S.H., M.H dan IPDA. Romy.

Pengurus PB.Lemkari yang hadir dalam kegiatan Zona I ini, Ketua Dewan Guru Shuseki Shihan Harried Taning, didampingi oleh anggita Dewan Guru lainnya, Yulianto (Jabar), Firdaus (Bengkulu) dan Ferry Suardi, SH (Dewan Guru yang berada di Sumatera Barat.

Ketua Lemkari Py. Kumbuh Yopi K. Dt. Patiah Baringek, ST, selaku Tuan Rumah sangat totalitas dalam menyambut tamu peserta ujian, semoga keramahan ini menjadi amalan yang tercatat buat beliau beserta jajaran Pemko Payakumbuh, aamiin.

Foto bersama setelah menobatan DAN kehormatan pada Walikota Paayakumbuh di kediaman beliau